PENTINGNYA PERSONAL BRANDING DALAM ORGANISASI
Oleh : Wahyu Eko Handayani, S.Pd. M.Pd
“Personal
branding seharusnya merupakan definisi diri sebagai pemimpin yang memiliki
pola hidup, yang melayani diri sendiri dan orang lain, dengan integritas dan akuntabilitas
diri yang konsisten.” (Djajendra)
Membangun personal branding atau merek pribadi adalah
sesuatu yang sangat penting bagi kemajuan karir. Dan semua ini wajib dilakukan
dalam proses manajemen diri, untuk tujuan penguatan integritas dan akuntabilitas
diri agar diri menjadi pribadi yang otentik terhadap hidupnya. Membangun personal branding berarti memperlihatkan nilai
unggul atau value yang membedakan kita
dengan individu lain. Dengan demikian, tentu saja, hal ini memiliki pengaruh
yang signifikan dalam kesuksesan karier.
Berbicara tentang Personal branding (merek
pribadi) adalah alat penting bagi pencari kerja karena membantu menentukan
atribut terkuat mereka demi menjual diri ke perusahaan. Tujuan membentuk merek
pribadi menyangkut kepentingan membangun image seseorang demi mencapai persepsi
positif mengenai dirinya. Personal brand merupakan kombinasi dari keterampilan,
kepribadian, dan karakter unik seseorang yang membentuk sebuah identitas yang
membuatnya berbeda dari yang lain. Labrecque, Markos, dan Milne (2011)
menjelaskan bahwa personal brand dapat menangkap dan mempromosikan kekuatan dan
keunikan individu terhadap target mereka. Menurut Morton (2011) personal brand
telah menjadi komunikasi yang efektif antara seseorang dan orang-orang di
sekitarnya yang membedakan mereka dari pesaing berdasarkan keunikan dan nilai
yang berbeda. Barnett (2010) berpendapat bahwa individu perlu memikirkan diri
sebagai merek produk yang dapat dilihat strategis dan kreatif di pasar yang
kompetitif untuk membawa nilai maksimum bagi individu dan perusahaan mereka.
Dalam realitas sekarang ini, personal branding seolah-olah
telah menjadi komoditas yang dapat dimiliki atau dibeli secara instan oleh
siapapun. Orang-orang yang uangnya banyak, memiliki banyak pilihan untuk
membangun personal branding. Mereka dapat menggunakan media sosial, TV,
majalah, koran, ataupun film untuk membangun merek pribadinya. Sedangkan
orang-orang yang uangnya terbatas dapat menggunakan media sosial di internet
untuk membangun merek pribadinya.
Siapapun Anda memiliki kesempatan untuk memoles fisik,
karakter, emosi, intelektual, spiritual, dan penampilan diri secara instan,
dengan berbagai atribut agar secepatnya menjadi populer di masyarakat. Banyak
orang lupa bahwa personal branding yang abadi adalah hasil dari integritas
pribadi yang konsisten. Bila seseorang membangun personal branding dengan
cara-cara instan, yang terfokus pada pencitraan diri untuk mencapai sebuah
tujuan jangka pendek, maka apa yang dilakukan itu akan cepat terbuka
kepalsuannya.
Membangun personal branding melalui media sosial memerlukan
prinsip kehati-hatian, dan juga kedewasaan diri di dalam integritas pribadi
yang konsisten. Sebab, media sosial adalah raksasa yang menampung segala pola
pikir, keyakinan hidup, sifat, perilaku, ideologi, emosi, dan kepribadian
individu yang unik. Mengabaikan realitas media sosial, dan mengedepankan ego
diri atas realitas media sosial, akan berdampak pada gagalnya personal branding
yang Anda bangun.
Pentingnya personal branding bagi organisasi.
Kenapa Anda harus memperhatikan
personal branding? Berikut beberapa alasan pentingnya personal branding. 1). Meningkatkan Kepercayaan Orang Lain pada
Anda. Personal branding membuat orang lain lebih mengenal Anda. Walaupun
mereka belum pernah bertemu dengan Anda secara langsung. Hasilnya, kepercayaan
orang lain pada akan meningkat karena Anda bukanlah orang asing lagi. 2). Memperkuat Kredibilitas Anda. Seperti
yang sudah disebutkan di atas, personal branding membuat orang lain bisa dengan
mudah melihat berbagai pencapaian Anda. Sehingga kredibilitas Anda akan menguat
karena memang sudah ada buktinya. 3).
Membangun Rasa Percaya Diri. Jika Anda bisa memaksimalkan personal
branding, Anda bisa lebih semangat dan maksimal dalam mengerjakan sesuatu. Sebab,
Anda merasa percaya diri dengan keahlian yang dimiliki. 4). Memperluas Koneksi Anda. Di era digital ini, personal branding
bisa dengan mudah meningkatkan eksposur Anda. Apalagi jika Anda aktif melakukan
networking. Hasilnya, koneksi Anda akan sangat luas. Bahkan, hingga ke luar
bidang yang Anda geluti sekalipun. 5).
Menunjukkan Diri Anda dengan Apa Adanya. Hampir tidak mungkin memalsukan
personal branding. Kenapa? Sebab, personal branding lahir dari passion dan
nilai-nilai kehidupan yang Anda pegang. Hasilnya, orang-orang akan percaya
bahwa Anda memang apa adanya dan tak dibuat-buat.
Personal branding yang kuat di internet akan memudahkan Anda
untuk dikenali, baik secara personal dan profesional. Orang-orang bisa dengan
mudah melihat keahlian, karya, dan pencapaian Anda secara online. Personal
branding di dunia maya membantu Anda untuk memperoleh kredibilitas, relasi
baru, dan bahkan kesempatan baru. Di era digital ini personal branding semakin
penting. Sebab HRD, klien, investor, atau calon partner akan mengetikkan nama
Anda di Google dan mengecek apakah jejak digital Anda sesuai atau tidak dengan
yang mereka butuhkan. Anda harus bisa meyakinkan mereka bahwa Anda adalah
yang terbaik di bidang yang Anda geluti.
Siapkan diri Anda dengan konsep diri dan manajemen diri agar
kehadiran Anda di media sosial sesuai dengan tujuan dan misi hidup Anda. Lalu,
miliki tujuan dan maksud yang jelas, terdefinisikan secara profesional, serta
wujudkan misi dan tujuan kehadiran Anda di media sosial, untuk memperkaya wawasan
kehidupan. Personal branding Anda adalah komitmen Anda untuk melayani orang
lain. Jadi, pastikan bahwa apa-apa yang Anda ceritakan tentang diri Anda,
apa-apa yang Anda wacanakan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, dan
apa-apa yang Anda yakini dapat menjadikan kehidupan lebih baik, haruslah secara
konsisten Anda perlihatkan melalui karakter dan gaya hidup Anda.
Personal branding tentang Anda wajib mewakili nilai-nilai
kehidupan Anda yang asli. Ingat! Personal branding bukanlah berarti promosi
diri. Personal branding tidak ada hubungannya dengan promosi diri. Walau Anda
dikenal banyak orang oleh merek pribadi Anda, tetapi hal itu mewakili
nilai-nilai kehidupan yang secara konsisten, telah Anda ceritakan atau berikan
kepada orang-orang di jaringan media sosial Anda. Merek pribadi atau personal
branding Anda merupakan aset yang harus Anda rawat di dalam energi integritas
dan akuntabilitas yang konsisten. Jangan pernah memulai langkah awal dengan
kepalsuan jati diri, karena hal itu akan menjadikan Anda hidup secara tidak
konsisten dengan merek pribadi Anda.
Personal branding Anda yang asli dari integritas pribadi,
akan menjadi alat untuk memajukan karir, kinerja, dan prestasi Anda secara
berkelanjutan. Bangunlah personal branding Anda dengan gairah dan antusias
untuk pencapaian terbaik terhadap sebuah misi atau tujuan. Jangan pernah
membangun personal branding dengan ambisi atau persaingan, karena hal itu akan
menjadikan Anda terbebani oleh energi negatif dari ambisi dan persaingan Anda
tersebut.
Jadilah jujur terhadap diri sendiri. Jadilah pribadi yang
memimpin diri sendiri untuk pencapaian yang lebih tinggi. Jadilah pemimpin diri
yang lebih otentik untuk melayani kehidupan dengan kontribusi, yang dihasilkan
dari keunikan dan keikhlasan pribadi Anda. Integritas pribadi Anda adalah harta
yang tak ternilai kekayaannya. Jadi, gunakan integritas pribadi Anda sebagai
fondasi atas bangunan merek pribadi Anda.
Komentar
Posting Komentar